Mengenal Jenis Kelinci Laut Yang Unik Dan Fakta Menarik

Kelinci laut atau biasa disebut dengan Sea Bunny ini adalah sejenis hewan laut yang memiliki tampilan sama seperti kelinci yang ada didarat, karena dibagian kepalanya terdapat dua bagian tubuh yang sangat mirip dengan telinga hewan mamalia tersebut yang berdiri tegak dan disebut dengan sebutan rhinophores.

Penemuan hewan laut ini memang bisa dibilang cukup menggegerkan khususnya di Jepang dengan tampilan yang sama layaknya kelinci tapi hidupnya di laut, sehingga salah satu siput ini masuk ke dalam kelas Gastropoda di Filum Moluska dan masyarakat Jepang banyak yang menjulukinya dengan “the fluffy little bunnies of the sea” atau anak-anak kelinci laut yang imut dan berbulu.

Hewan laut ini memang keberadaannya cukup populer hingga banyak dicari oleh para pehobi Fotografi Underwater ataupun para pehobi Aquarium air laut, maka hal tersebutlah yang membuat hewan laut ini sudah mulai diperjual belikan dan untuk mengenalnya lebih dalam tentang hewan menggemaskan ini mari simak penjelasan berikut!

Mengenal Kelinci Laut

Kelinci laut yang satu ini sangat menarik perhatian dengan warna kuning cerah

Kelinci yang satu ini masuk ke dalam salah satu jenis siput laut yang disebut Jorunna Parva, nah asalah usul nama yang dicap hingga saat ini disebabkan pada ciri-ciri yang dimiliki siput tersebut hampir sama dengan kelinci pada umumnya seperti bulu yang halus dengan telinga yang panjang serta tegak.

Hewan menggemaskan yang satu ini memang berasal dari Jepang lebih tepatnya di Provinsi Kii dan juga untuk saat ini banyak ditemukan di perairan Filipina, Tanzania, hingga Papua Nugini salah satu siput yang memiliki panjang sekitar 2 cm dengan bulu yang di selubungi oleh bintik hitam membuat tampilannya lebih menarik.

Fakta lain yang baru-baru ini terungkap adalah pada saat siput atau kelinci laut larva yang sebenarnya mereka sempat memiliki cangkang, namun cangkang tersebut akan terlepas pada saat mereka tumbuh besar menjadi Nudibranch dewasa dan hal unik lainnya pada spesies ini pada umurnya yang hanya hitungan bulan.

Masa hidup pada Jorunna Parva ini memang cukup singkat tapi jangan khawatir dengan periode hidup singkatnya, karena predator yang memangsanya akan enggan untuk menyantapnya disebabkan oleh tubuhnya yang beracun walaupun pada tampilannya yang sangat menarik perhatian predator tersebut.

Jenis Makanan Kelinci Laut

Kelinci laut yang memiliki tampilan seperti halnya kelinci biasanya

Makanan untuk salah satu jenis siput ini biasanya terdapat pada laut yang memiliki solar power nudi, karena biasanya bersimbiosis dengan alga serta berfotosintesis untuk memproduksi gula (glukosa) yang hasilnya menjadi makanan dari siput laut ini atau kelici laut hingga kelestariannya tetap terjaga.

Habitat untuk hewan jenis ini memang cukup banyak di bumi asalkan para penduduk bumi dapat menjaga kebersihan dari mulai daratan hingga lautan apalagi yang dihuni oleh jenis siput ini terdapat juga di Indonesia lebih tepatnya Pantai Wayame (ambon ), laut di Jepang, Filipina dan Seychelles.

Jenis Kelinci Mini, Salah Satu Kelinci Paling Kecil Di Dunia

Cara Merawat Kelinci NZ

Nah hewan jenis ini juga memiliki dapat mengeluarkan tinta yang cukup pekat pada tubuhnya seperti halnya pada cumi-cumi, karena berfungsi sebagai pelindung dari pemangsanya untuk mengaburkan penglihatan si pemangsa agar kelinci laut tersebut dapat melarikan diri ke tempat yang lebih aman.

Jenis siput laut ini terkenal sebagai hewan karnivora yang dapat memangsa sponge, hydroid, lilia laut, kerang-kerangan bahkan banyak yang ditemukan kelinci laut ini sedang memangsa sesama jenis yang biasa disebut dengan (cannibalism).

Ciri-ciri Kelinci Laut

Ciri-ciri kelinci laut memang memiliki tampilan yang berbeda-beda

Ciri yang dapat diketahui selain dari tampilannya yang hampir sama seperti kelinci hanya saja hidupnya di dalam air, memiliki tanduk atau jarum di bagian tubuhnya jika dilihat sekilas akan seperti telinga pada kelinci, lengkap juga dengan bulu-bulu yang halus dan juga memiliki ekor di bagian belakang tubuhnya.

Jenis kelinci yang satu ini masuk ke dalam ke dalam golongan hewan yang yang tidak memiliki tulang belakang atau tubuhnya yang lunak, namun pada saat masih larva mereka akan memiliki cangkang tetapi pada saat usianya sudah dewasa cangkangnya akan terlepas dan untuk siput laut ini juga hanya memiliki warna putih tapi untuk saat ini banyak kombinasi warna lainnya.

Masa reproduksinya juga bisa dibilang cukup rendah serta sangat rentan kematian apalagi untuk jenis ini hanya mampu bertahan berbulan-bulan saja, nah untuk usia yang paling tua mampu hidup hingga mencapai 1 tahun dan untuk melakukan reproduksi atau kawin akan menggunakan cara Hermafrodit dengan cara bertukar sperma untuk melakukan reproduksi.

Manfaat Kelinci Laut

Jenis siput yang memiliki tampilan seperti kelinci yang sedang berenang didalam laut

Jenis yang satu ini memiliki manfaat yang sangat berarti bagi manusia khususnya penderita kanker, karena berasal dari cara pertahanan tubuhnya yang mengeluarkan tinta seperti halnya cumi-cumi tapi bedanya untuk jenis ini memiliki racun pada tubuhnya dan jika dimakan oleh si pemangsanya akan menyebabkan kematian yang lebih cepat.

Tubuh pada hewan jenis ini memang sangat beracun tapi disisi lain juga memiliki manfaat yang sangat begitu besar berasal dari tinta yang dikeluarkan pada saat terancam, maka tinta yang di keluarkan dapat olah menjadi obat kanker yang mengandung antibakteri, anti mikroba dan utamanya sebagai anti kanker.

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang kelinci laut yang faktanya hidup dilaut dan juga masuk ke dalam salah satu jenis siput, namun dengan berjalannya waktu jenis siput ini banyak diperjual belikan sebagai hewan peliharaan ataupun sebagai bahan utama dari pembuatan obat kanker.

Tinggalkan komentar