Telur Ayam Kalkun, Salah Satu Telur Kaya Manfaat

Telur ayam kalkun menjadi salah satu unggas yang berukuran jauh lebih besar daripada telur unggas lainnya, maka kandungan nutrisi nya juga akan jauh berbeda yang melebihi kadar nutrisi pada telur unggas lainnya dengan tekstur telur yang lebih lembut dan akan kaya manfaat sebagai telur konsumsi.

Ternak unggas yang satu ini akan memiliki keuntungan yang sangat menggiurkan, karena dalam bentuk harga lebih ekonomis dengan kandungan gizi yang cukup banyak bahkan kandungan gizi nya bisa 4 kali lipat telur ayam biasa.

Ayam kalkun memang menjadi unggas petelur terbaik yang mampu memproduksi telur dalam setahun sekitar 100 butir untuk setiap ekornya, nah informasi lebih dalam tentang telur ayam kalkun sangatlah penting dan berikut penjelasannya. Mari simak!

Ketahui Telur Ayam Kalkun Berkualitas

Telur Ayam Kalkun Berkualitas

Ciri-ciri telur yang berkualitas memang harus diketahui dan hal tersebut cukuplah penting apalagi penggunaannya untuk ditetaskan, selain memiliki ciri khas yang berukuran cukup besar dan untuk konsumen yang ingin membelinya berikut cirinya yaitu:

  • Telur akan memiliki warna coklat muda dengan bintik-bintik hitam atau coklat tua.
  • Memiliki ukuran 2-3 kali lipat dari telur ayam biasa.
  • Setiap indukkan akan bertelur sekitar 10-14 butir.
  • Pejantan dan betina harus memiliki usia tidak kurang dari 1 tahun.
  • Telurnya tidak memiliki kecacatan seperti cangkang retak, lembek dan memiliki kuning telurnya 2 serta ada sebagian kulit yang memiliki struktur lebih tebal.
  • Perbandingan 1 jantan dan 4 induk betina.
  • Memiliki bobot yang normal dengan kisaran 70-80 gram.
  • Telur yang tidak mengeluarkan bau busuk dan jelas fertil.
  • Perhatikan usia telur dan jika lebih dari 5 hari jangan ditetaskan, karena hal tersebut terlalu lama dalam penyimpanan.
  • Terlihat dengan keadaan kulit yang bersih dari kotorannya.
  • Memiliki rongga udara yang akan nampak jelas dan tak pindah pindah jika di teropong.

2 Cara Menetaskan Telur Ayam Kalkun

Tata cara menetaskan telur kalkun memang memiliki 2 cara yang bisa dicoba, yaitu bisa menggunakan cara alami yang akan dierami induknya atau bisa juga menggunakan bantuan mesin penetas dan untuk kedua cara tersebut antara lain:

Menetaskan Telur Secara Alami

Ayam kalkun mengeram

Pada saat masa kawin ayam kalkun tiba yang membuat peternak harus mempersiapkan segalanya dan yang paling utama adalah tempat, karena tempat tersebut untuk meletakkan telur agar kalkun betina dapat bertelur dengan nyaman dan berikut tata cara lainnya :

Siapkan Tempat Untuk Sarangnya

Mempersiapkan tempat untuk sarangnya cukuplah penting saat memulai masa untuk menetaskan telur secara alami, lalu untuk tempat yang lebih praktis bisa menggunakan pallet bekas buah atau bisa juga menggunakan ban mobil bekas.

Penggunaan salah satu barang tersebut harus diperhatikan kebersihan nya dan jika menggunakan ban bekas perlu pengecekan kondisi ban terlebih dahulu, selain itu ada baiknya membersihkan terlebih dahulu dan akan lebih baik jika disemprotkan disinfektan agar terbebas dari berbagai macam bakteri.

Perhatikan Tempat Mengereman

Pentingnya memperhatikan tempat mengeram agar induk kalkun tidak merasa terganggu yang akan membuatnya mengalami stres, sehingga hal tersebut bisa menjadi faktor utama yang menurunkan kualitas produksi telur yang jauh dari harapan.

Pilihlah tempat yang aman dari berbagai macam bintang lainnya yang menjadi predator seperti musang, ular dan yang paling sering adalah tikus selain itu juga pastikan pada atapnya tidak bocor saat hujan tiba.

Gunakanlah Alas Jerami

Gunakan jerami untuk bagian alasnya agar ayam kalkun merasa nyaman, selain harganya yang lebih murah dan bahkan bisa mendapatkan nya dengan gratis pada saat musim panen tiba.

Penggunaan alas jerami yang akan menjaga suhu badannya tetap hangat walaupun pada musim dingin sekalipun, dan tentunya jerami memiliki tekstur yang akan menyerap air loh.

Posisi Sarang

Posisi sarang memang penting diperhatikan yang akan menentukan kualitas indukkan dalam memproduksi telur, nah jika kalkun tersebut bertelur disembarangan tempat maka ambilah telurnya dan arahkan ke tempat yang sudah disediakan.

Penggunaan ban dan alas jerami kering sebagai sarang gunakanlah secukupnya agar telur ayam kalkun juga mendapatkan kehangatan, maka ayam kalkun akan mengerami telurnya disarang tersebut dengan masa pengeraman sekitar 28 hari dan perhatikan selalu kebersihan sarang.

Menggunakan Mesin Penetas Telur

Mesin Tetas Telur Ayam kalkun

Perkembangan semakin modern dengan adanya mesin penetas telur yang akan membuat para peternak dalam pemeliharaannya menjadi lebih ringan, nah untuk mesin penetas biasanya memiliki dua versi yaitu otomatis dan juga manual.

Perbedaan kedua versi pada mesin penetas telur tentunya ada yang terdapat pada proses bolak balik telurnya saja, selain itu juga dalam menyeleksi kualitas telur harus diperketat lagi agar pada masa penetasan tidak akan membuang waktu sia-sia saat menetaskan telur ayam kalkun menggunakan mesin penetas.

Manfaat Telur Ayam Kalkun

Manfaat yang cukup banyak dari telur ayam kalkun ini dengan kandungan nutrisi yang melebihi kadar pada telur unggas lainnya, lalu juga memiliki tekstur telur dengan kelembutan yang lebih baik serta juga memiliki ukuran yang lebih besar.

Penggunaan telur ayam kalkun akan lebih menguntungkan jika ditetaskan, namun penggunaan telur jenis ini untuk konsumsi akan jauh lebih baik dalam pertumbuhan anak-anak hingga pasien dalam penyembuhan dan kelebihan lainnya yaitu:

  • Rendah lemak serta non kolesterol
  • Memiliki nutrisi penting seperti vitamin, omega 6, omega 9 yang sangat berguna untuk vitalitas dan kecerdasan otak.
  • Rasa telur yang lebih gurih dari pada telur unggas lainnya
  • Kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan dalam menjaga stamina

Harga Telur Ayam kalkun

Harga telur ayam kalkun diluar Negeri apalagi di Amerika Serikat tentunya akan sangat jauh berbeda dengan yang di Nusantara, karena di Amerika harga telur ayam kalkun bisa mencapai Rp 45.000 – Rp 50.000 perbutirnya jika di rupiahkan.

Nah untuk di Negara indonesia sendiri memiliki harga yang lebih murah dan dihitung per kg sekitar Rp 12.000, namun harga tersebut juga hanya berlaku untuk telur konsumsi saja ya.

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang telur ayam kalkun dan yang paling penting harus diketahui jika menjadi peternak pemula adalah ciri telur tetas yang berkualitas seperti penjelasan sebelumnya, maka ha tersebut akan membantu peternak pemula sebelum memulai bisnis ternak ayam kalkun.

Perbedaan telur tetas dan telur konsumsi? Nah untuk lebih jelasnya, jika telur untuk penetasan akan dimasukkan kedalam mesin tetas atau dierami oleh sang induk dan untuk telur konsumsi tidak akan memasuki mesin penetas dengan rentang penyimpanan sekitar 5-7 hari saja.

Related Topics

No Responses

Give a Comment