Kenali Jenis Pakan Ayam Sumber Energi Dan Protein

Ayam menjadi salah satu lauk nasi yang umum dikonsumsi manusia seluruh dunia, karena memiliki rasa enak dengan ukuran daging cukup besar yang membuat peternak dalam pemeliharaannya harus memperhatikan dalam pemberian pakan ayam.

Harga pakan pada ayam biasanya menjadi masalah utama, sehingga membuat para peternak khawatir apalagi jika harga jual lebih lebih rendah daripada modal perawatannya apalagi ayam pedaging yang harus benar-benar diperhatikan.

Peternak dituntut harus mengetahui dalam penyusunan komposisi pakan agar kandungannya seimbang, tapi tidak semua bahan pakan bisa memberikannya dalam jumlah banyak dan setiap jenis ayam pemberian pakan yang berbeda.

Peternak pemula tidak perlu khawatir tentang jenis-jenis pakan yang harus diberikan setiap jenis ayam, maka berikut terdapat penjelasan tentang pakan ayam mulai dari ayam kampung hingga ayam pedaging dan mari simak penjelasan berikut.

Jenis Pakan Ayam Sumber Energi

Pakan Ayam Sumber Energi
Bahan Pakan Sumber Energi

Jenis bahan pakan yang sumber energi yang memiliki kandungan tinggi untuk ayam khususnya jenis pedaging, yaitu berasal dari bahan pakan alami berupa biji-bijian.

bahan pakan yang berasal dari pengelolaan limbah biji mulai dari jagung kuning, sorgum, dedak padi, pollard dan berikut penjelasan lebih lengkapnya yaitu:

Jagung Kuning

Bahan pakan dengan jagung kuning pada ternak ayam yang penggunaannya bisa berupa tepung dan bisa diberikan hanya sekitar 25-55%/porsi, karena memiliki kandungan yang cukup unggul daripada bahan baku lainnya.

Baca Juga

Manfaat Dan Gizi Ayam Kampung

Manfaat Ayam Broiler, Salah Satu Makanan Sehari-hari

Kandungan energi dari jenis pakan ayam yang satu ini cukup tinggi hingga mencapai 3350 kcal/kag (NRC 1994), lalu kandungan xantophill nya juga sangat tinggi yang bisa diberikan untuk ayam pedaging maupun ayam kampung.

Kandungan Nutrisi Jagung

  • Bahan kering : 75-90%
  • Serat kasar : 2,0%
  • Protein kasar : 8,9%
  • Lemak kasar : 3,5%
  • Energi gross : 3918 Kkal/kg
  • Niacin : 26,3 mg/kg
  • TDN : 82%
  • Calcium : 0,02%
  • Fosfor : 3000 IU/kg
  • Asam Pantotenat : 3,9 mg/kg
  • Riboflavin : 1,3 mg/kg
  • Tamin : 3,6 mg/kg

Sorgum

Sorgum adalah salah satu jenis tanaman serbaguna yang sebagai sumber pakan peternak ataupun bahan baku lainnya, karena menempati urutan ke 5 sesudah gandum, jagung, padi dan kedelai.

Biji pada sorgum dapat diubah menjadi tepung yang memiliki kandungan tidak kalah seperti jagung, gandum dan barley untuk jenis pakan yang sangat berkualitas khususnya untuk ternak ayam.

Kandungan pada sorgum ini memiliki tiga jenis karbohidrat mulai dari pati, serat dan gula (terlarut menjadi sukrosa, glukosa, frukosa dan maltosa).

Kandungan Nutrisi/100 g Sorgum

  • Kalori (cal)       : 332
  • Protein (g)          : 11.0
  • Lemak (g)        : 3.3
  • Karbohidrat (g) : 73.0
  • Kalsium (mg)     : 28.0
  • Besi (mg)             : 4.4
  • Posfor (mg)         : 287
  • Vit. B1 (mg)        : 0.38

Dedak Padi

Dedak adalah jenis pakan ayam pedaging maupun ayam kampung yang sering digunakan peternak pedesaan yang memiliki kandungan karbohidrat utama, yaitu hemiselulosa, selulosa, pati dan B-Glucan.

Memiliki tiga jenis asam lemak utama palmitat, oleat, linoleat serta dedak mengandung minyak 3-4% wax dan 4 % lippid tak tersaponikfikasi yang awal mulanya dari limbah proses penggilingan gabah yang tidak dikonsumsi manusia.

Kandungan Nutrisi Dedak

  • Bahan kering      : 91,0 %
  • Protein kasar      : 13,5 %
  • Lemak kasar      : 0,6 %
  • Serat kasar         : 13.0 %
  • Energi metabolis : 1890,0 Kkal/kg
  • Calcium              : 0,1 %
  • Total Fosfor        : 1,7 %
  • Asam Pantotenat : 22,0 mg/kg
  • Riboflavin            : 3,0 mg/kg
  • Tiamin                  : 22,8 mg/kg

Pollard Gandum

Pollard adalah jenis dedak gandum yang berasal dari proses penggilingan gandum berfungsi sebagai bahan pakan ternak, karena memiliki kadar protein dan nutrisi tinggi.

Jenis pakan ayam yang memiliki kadar protein yang jauh lebih baik daripada jagung dan lebih rendah daripada kandungan protein bungkil kedelai dan tepung ikan.

Kandungan Pollard

  • Bahan kering : 88,4%
  • Lemak kasar : 5,1%
  • Protein kasar : 17%
  • BETN : 45%
  • Serat kasar : 8,8%
  • Abu : 24,1%
  • Feerum (P) : 1,2 9%
  • Kalsium (Fe) : 0,13%

Jenis Pakan Ayam Sumber Protein

Pakan Ayam Sumber Protein

Pakan sumber protein ini adalah jenis pakan ayam yang memiliki kadar protein sangat tinggi, yaitu berasal dari hewan ataupun tumbuhan dan peternak biasanya menggunakan bahan-bahan pakan ayam yang memiliki kadar protein tinggi yaitu:

Bungkil Kelapa

Bungkil kelapa adalah jenis pakan ayam khususnya pedaging yang memiliki sumber protein utama untuk unggas salah satunya ayam, karena memiliki kandungan protein sekitar 20-22%.

Penggunaan bungkil kelapa harus diperhatikan, karena kualitasnya mudah sekali tengik apalagi terjadi oksidasi yang akan menyebabkan penurunan kualitasnya pada ayam pedaging.

Kandungan Bungkil kelapa

  • Protein kasar : 21,3%
  • Lemak kasar : 10,9%
  • Serat kasar : 14,2%
  • BETN : 45,4%
  • TDN : 78,7%
  • Kalsium : 0.16%
  • Pospor : 0,62%

Konsentrat

Konsentrat adalah sebuah bahan pakan unggas yang sering digunakan para peternak Ayam khususnya, karena berfungsi untuk meningkatkan keseimbangan gizi dan penggunaannya bisa dicampurkan dengan jenis bahan pakan lainnya.

Karbohidrat cukup tinggi dan protein akan sebanding dengan bahan pakan dari jagung, karena salah satu jenis pakan ayam yang memiliki dua jenis sumber mulai dari sumber protein dan sumber energi.

Kandungan Konsentrat

  • Kadar air (Max) : 12%
  • Protein kadar (Min) : 35%
  • Lemak kasar (Max) : 6%
  • SK (Max) : 12-17%
  • Abu (Max) : 10%
  • TDN (Min) : 64%

Bungkil Kedelai

Bungkil kedelai berasal dari pengolahan limbah biji kedelai yang berubah menjadi minyak kedelai, sehingga para peternak menggunakan bahan pakan ini sebagai protein utama untuk ayam kampung maupun ayam pedaging.

Kandungan protein, lisin, triptofan pada bungkil kedelai sangatlah tinggi, karena memiliki komposisi asam amino cukup lengkap dan pada ampasnya saja bisa juga dijadikan bahan pakan tambahan yang memiliki kandungan protein sekitar 44-49%.

Kandungan Bungkil Kedelai

  • Protein kasar : 48%
  • Lemak kasar : 0,51%
  • Serat kasar : 0,41%
  • Kalsium : 0,41%
  • Posfor : 0,67%
  • Energi metabolisme : 2290%

Jenis Pakan Ayam kampung

Pakan Ayam kampung

Jenis pakan pada ayam kampung sendiri cukup banyak, karena jenis ayam ini jika pemeliharaannya dengan sistem umbaran ayam akan mencari pakan dengan sendirinya dan berikut jenis pakan yang dapat mendukung produksinya yaitu:

Pakan Berupa Tepung Halus

Jenis pakan yang berupa tepung halus ini biasanya didapatkan dari hasil penggilingan yang tidak dipadatkan, lalu jenis pakan ayam kampung yang satu ini dicampurkan dengan bahan pakan lainnya.

Pakan ayam ini biasanya diberikan saat ayam berusia 7 hari dan lebih dari itu akan diberi pakan berupa remah atau pelet, nah untuk keuntungan dari bahan pakan tepung terdapat pada harganya yang lebih murah daripada jenis bahan pakan lain.

Bahan pakan tepung halus juga tentunya memiliki kerugian tersendiri yang akan mempengaruhi proses pertumbuhan pada ayam, karena disebabkan oleh pencampurannya yang tidak merata membuat ketidak seimbangan nutrisi pada saat dikonsumsi oleh ayam.

Pakan Berupa Pelet

Peternak bisa memberikan pakan ayam kampung ini dengan pelet dan pelet adalah bahan pakan yang digiling kemudian dipadatkan, lalu jenis pakan ini sangat berguna untuk meningkatkan selera makan pada ayam kampung.

Pemberian pakan yang berupa pelet juga dapat menekan peternak dalam tingkat pemborosan pakan, sehingga pada efisien pakan jenis ini akan lebih tinggi dibandingkan pemberian pakan jenis tepung dan sangat cocok untuk peternak yang menghemat biaya pakan tapi tetap memberikan pakan bernutrisi.

Pakan Berupa Crumble

Jenis pakan yang berupa crumble bisa peternak berikan untuk pakan ayam kampung, karena jenis pakan yang dihasilkan dari proses pembuatan pakan bentuk yang telah dihancurkan dengan ukuran yang lebih kasar lagi.

Ciri-ciri dari jenis pakan yang berupa Crumble ini tidak beraturan yang berbentuk butiran atau granula, namun menurut hasil riset crumble memiliki spesifikasi yang tidak berdebu dan mudah dikonsumsi oleh ayam kampung khususnya.

Keuntungan dari pemberian pakan berupa crumble dapat meningkatkan berat badan yang membuat pemborosan pakan dapat ditekan, sehingga formula pakan menjadi lebih efisien dam biasanya diberikan saat ayam berumur 2 minggu hingga panen.

Jenis Pakan Ayam Pedaging

Pakan Ayam Pedaging

Jenis pakan untuk ayam pedaging memang harus benar-benar diperhatikan, karena hal tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya apalagi dalam proses penaikan berat badan.

Pakan yang diberikan peternak yang dimakan oleh ayam akan diubah menjadi daging, maka dalam produktivitas ayam sangat bergantung pada jenis pakan yang diberikan dan sangat penting bagi peternak untuk memperhatikannya dan berikut ada beberapa jenis pakan yang bernutrisi tinggi yaitu:

Sorgum

Sorgum menjadi jenis pakan pertama yang sering diberikan oleh peternak ayam pedaging yang memiliki tiga jenis karbohidrat mulai dari pati, serat dan gula (terlarut menjadi sukrosa, glukosa, frukosa dan maltosa).

Penggunaan sorgum yang tinggi serat untuk pakan ternak yang memiliki manfaat bagi kesehatan pencernaan ayam pedaging, namun untuk mendapatkan sorgum cukup sulit yang hanya ada dibeberapa daerah-daerah tertentu saja.

Pollard

Pollard berasal dari olahan gandum yang dapat diubah menjadi tepung terigu dan berfungsi sebagai bahan pakan ternak khususnya ayam pedaging, karena memiliki kadar protein dan nutrisi tinggi daripada jenis pakan lainnya.

Kandungan lainnya pada jenis pakan ini bisa dibilang cukup bagus bagi kesehatan ayam dengan kandungan kalori yang cukup tinggi, sehingga akan membuat ayam tersebut akan semakin lincah dan berenergi disetiap harinya.

Penggunaan bahan pakan dari pollard memang bagus yang dilihat dari kandungan-kandungan nutrisi yang cukup tinggi, namun penggunaan jenis pakan ini untuk setiap hari sangat tidak disarankan yang tidak bagus dalam proses kenaikan berat badan.

Dedak Padi

Pakan Ayam Dedak Padi

Dedak padi adalah jenis pakan yang sudah tidak asing lagi didengar pada dunia peternakan unggas khususnya, karena jenis pakan yang satu ini cukup mudah ditemukan yang berasal dari limbah penggilingan beras.

Kandungan pada jenis pakan ini yang cukup tinggi adalah asam amino yang membuat dedak memiliki kalori cukup tinggi juga, selain itu dedak juga memiliki kandungan lemak yang menjadi kelemahannya membuat tekstur nya lebih mudah bergumpal serta berbau tengik.

Penggunaan pakan dari dedak padi juga harus benar-benar diperhatikan dan jika dedak sudah berbau tengik membuat kualitas pada dedak sudah menurun, sehingga hal tersebut sangat disarankan untuk peternak agar tidak memberikannya lagi.

Jenis Tepung-tepungan

Jenis pakan dari tepung-tepungan yang biasa peternak berikan untuk ayam pedaging hingga berumur 10 hari, karena memiliki tekstur yang halus membuat DOC menjadi lebih mudah dalam proses mencernanya.

Pakan yang biasa diberikan berupa tepung memiliki beberapa jenis salah satunya tepung tulang, karena memiliki kandungan dengan kaya akan kalsium dan juga fosfor yang bertujuan untuk pembentukan tulang dan sendi pada ayam.

Penggunaan pakan dari tepung tulang biasanya didapatkan dari pengolahan ikan yang dikeringkan, kemudian digiling hingga halus menjadi tepung dan peternak mencampurkan nya dengan bahan pakan lainnya agar menjadi jenis pakan ayam pedaging yang seimbang.

Pelet

Penggunaan jenis pakan pelet akan sama dengan jenis pakan yang diberikan untuk ayam kampung, karena pelet memiliki harga yang lebih ekonomis dan juga bisa menjadi bahan pakan tambahaan yang kaya akan nutrisi.

Pakan jenis pelet dapat membantu peternak dalam menekan biaya pakan atau dapat menghemat biaya pakan yang dikeluarkan, sehingga penggunaannya akan lebih efisien dengan nutrisi yang cukup tinggi dan membuat biaya pakan lebih ekonomis.

Kesimpulan

Itulah jenis-jenis pakan yang bisa digunakan untuk peternak ayam pedaging ataupun ayam kampung dan jangan memberikan pakan sembarangan, karena dalam suatu ternak 80% yang menunjang keberhasilan adalah pakan.

Pemberian pakan ayam juga harus benar-benar diperhatikan dan untuk peternak jangan sesekali mengabaikan batasan dalam memberikan pakan, karena hal tersebut dapat mengakibatkan peternak mengalami kerugian yang diakibatkan pakan bersisa dan berdampak buruk bagi kesehatannya.

Tinggalkan komentar