5 Bebek Hias, Salah Satunya Ada Di Indonesia Loh

Bebek hias adalah jenis bebek yang digunakan untuk menghiasi sekitar pekarangan rumah yang cukup dikenal dengan keanggunannya, sehingga membuat harganya cukup tinggi hingga mencapai jutaan rupiah dan tentunya jenis bebek ini berbeda dengan bebek petelur ataupun bebek pedaging.

Unggas aves ini yang memiliki tulang belakang dan berasal dari keluarga Anatidae yang bernama ilmiah Anas Platyrnchos, ternyata bebek yang menyukai tempat berlumpur serta kotor bisa juga dijadikan bebek hias dengan tampilan yang mampu menarik perhatian.

Jenis-jenis bebek yang menjadi penghias pekarangan memang cukup banyak tapi tidak banyak orang yang mengetahuinya, karena jenis bebek yang terkenal adalah jenis bebek penghasil telur atau pedaging dan berikut jenis-jenisnya. Mari simak penjelasan berikut!

5 Jenis Bebek Hias Yang Cantik dan Anggun

Bebek yang penggunaannya sebagai penghias pekarang rumah di Indonesia sendiri tidak cukup banyak jenisnya, karena tidak begitu banyak orang memeliharanya yang disebabkan oleh faktor harga yang tinggi dan berikut jenis-jenisnya yaitu:

Bebek Bali

Bebek hias Bali

Bebek bali adalah salah satu jenis bebek hias yang paling banyak perkembangannya di Pulau Bali dan Lombok, karena memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat membuatnya dapat dipelihara di berbagai wilayah Indonesia yang pada umumnya juga memiliki ciri yang hampir sama seperti bebek hibrida.

Jenis bebek hias berwarna putih dari Bali ini memiliki beberapa jenis yang bias dibedakan dari produksi telurnya, yaitu bebek Bali bulu “Sumi” dapat menghasilkan telur sekitar 155 butir/tahun, bebek Bali bulu “Sumbian” yang menghasilkan sekitar 145 butir/tahunnya.

Nah jenis bebek Bali bulu yang terakhir adalah bebek putih “Sikep” jenis itik petelur yang mampu memproduksi telur sekitar 100 butir per tahunnya, maka telur pada bebek putih jenis ini akan memiliki berat mencapai 70 gram/butir dan tentunya dengan kerabang telur yang berwarna putih.

Bebek hias ini tidak hanya sebagai penghias pekarangan rumah tapi juga sebagai penghasil telur dengan ukuran tubuh standar untuk jantan sekitar 1,8-2 kg, lalu untuk ukuran betina sekitar 1,6-1,8 kg dengan tubuh yang hampir tegak berdiri dan pada umumnya akan bertelur saat berusia sekitar 23-24 minggu tapi tidak memiliki sifat mengeram telur.

Ciri-ciri yang paling umum pada bebek Bali ini adalah bebek yang sebagian besar tubuhnya berwarna putih, selain itu juga memiliki pundak yang lebih besar dari pada bebek putih lainnya dan berikut ciri-ciri yang terdapat pada bebek jenis ini yaitu:

  • Bagian kepala memiliki yang leher kecil atau biasa dibilang pendek, bulat memanjang dan tegak tapi agak melengkung.
  • Pada bagian badannya akan terlihat ramping, lalu untuk ekornya akan relatif lebih pendek.
  • Ciri khas yang paling untuk dari bebek putih jenis ini adalah jenis bebek yang di bagian kepalanya selalu berjambul.

Bebek Aylesbury

Bebek Hias Aylesbury

Nama bebek hias yang satu ini berasal dari perkembangan kota aylesbury di selatan London, bahkan menjadi lambang di kota aylesbury pada awal abad ke-18. Jenis bebek yang memiliki bulu berwarna putih serta kaki yang berwarna kuning, dan jika sedang berdiri dan diam maka perutnya akan menyentuh tanah.

Bebek ini sebenarnya bisa dijadikan bebek konsumsi dan juga bisa dipelihara sebagai bebek hias, namun bebek ini termasuk jenis bebek yang langka dan untuk yang sering dijumpai orang adalah jenis bebek aylesbury yang sudah disilangkan dengan bebek pedaging lainnya.

Jenis bebek ini biasanya sengaja diternakkan sebagai unggas konsumsi yang diambil dagingnya, , setelah dikenal sebagai bebek peking pada tahun 1873 dan juga sebagai bebek hias untuk menghiasi pekarangan rumah dengan bulunya yang berwarna putih bersih.

Bebek Kayu (Wood Duck)

Bebek Kayu (Wood Duck)

Bebek hias wood duck atau biasa disebut dengan bebek carolin merupakan jenis bebek hias yang berasal dari wilayah Amerika Utara, karena jenis bebek ini memiliki bulu yang indah dan begitu cantik mampu menarik perhatian orang yang melihatnya dan tidak salah jika dijadikan sebagai penghias halaman rumah.

Ciri-ciri yang dimiliki bebek penghias ini yaitu pada bagian leher atasnya akan berwarna putih, bagian dada serta leher bawah berwarna coklat dan di bagian matanya yang berwarna merah dilengkapi dengan titik-titik hitam dengan berat tubuh pada jantan sekitar 680 gram dan betina sekitar 640 gram.

Jenis bebek yang satu ini masuk ke dalam kelompok hewan Omivora atau hewan yang memakan segalanya mulai dari biji-bijian, buah-buahan tanaman air dan masih banyak jenis pakan lainnya yang membuat pemilik bebek hias yang satu ini tidak bingung dalam memberikan pakannya.

Selain memiliki tampilan tubuh yang indah dan begitu cantik yang mampu menarik perhatian, tentunya juga memiliki keunikan lainnya yaitu pada saat musim dingin bebek hias ini akan berimigrasi dan mencari pasangan kawinnya dan untuk betina akan kembali ke tempat dimana saat dirinya ditetaskan.

Bebek Mallard (Mallard Duck)

Bebek Mallard (Mallard Duck)

Bebek hias yang satu ini masuk kedalam jenis burung liar yang hidup serta berkembang biak dihutan basah, sehingga populasi bebek ini dengan mudah dapat ditemukan dihutan (seperti danau, kolam, sungai ataupun rawa) dan unggas air yang satu ini berkembang biak dengan cara bertelur seperti unggas lainnya.

Mallard duck adalah jenis unggas langka ini pada saat musim kawin akan berimigrasi dengan kelompoknya untuk kembali ke daerah asalnya, sehingga kebiasaan bersarang tersebut akan sama halnya dengan kebiasaan bersarang jenis bebek bertengger lainnya.

Masa periode kehamilannya sekitar 30 hari dan untuk bebek hias ini akan meletakan telurnya disarang sekitar 7-14 hari, nah untuk telurnya akan memiliki bentuk bulat oval yang berwarna hijau pucat atau biru kehijauan dan untuk jantan akan meninggalkannya dan bergabung dengan kelompoknya.

Proses inkubasi akan dilakukan sendiri oleh bebek mallard betina selama 25 hari, nah untuk hari ke 26 hingga 28, sehingga anak-anak itiknya akan berusaha keluar dari telurnya dengan cara mematuk kulit telurnya sendiri hingga retak secara melingkar anak itik akan mendorong kulit telurnya agar dapat keluar.

Bebek hias yang satu ini memiliki fakta menarik tentang anak itiknya yang dilahirkan dengan mata terbuka dan memiliki sifat sosial sejak lahir, maka setelah lahir mereka sudah bisa berenang sendirian tanpa dibantu sang induk tapi faktor utama yang akan mempengaruhi kelangsungan hidupnya adalah faktor cuaca dingin.

Bebek Mandarin (Mandarin Duck)

Bebek Mandarin (Mandarin Duck)

Bebek hias mandarin merupakan jenis bebek yang berasal dari Cina yang memiliki bulu begitu indah, lalu juga bebek jenis ini memiliki panjang sekitar 41-49 cm dengan bentang sayap sekitar 65-75 cm dan untuk berat bobotnya bisa mencapai sekitar 500-700 gram.

Produktivitas telur untuk bebek hias ini sekitar 12 butir dalam satu kali masa produksi, nah biasanya bebek mandarin ini hidup disungai atau rawa-rawa yang ada dihutan yang hidup berkelompok walaupun hanya kelompok kecil ini akan memakan biji-bijian.

Ciri untuk bebek jantan akan memiliki paruh berwarna merah dan bagian dadanya akan berwarna ungu yang memiliki garis putih serta di bagian mata berwarna putih, lalu untuk betina pada bagian kepalanya akan berwarna abu-abu dan berbentuk cincin di sekitar mata berwarna putih.

Kesimpulan

Itulah jenis-jenis bebek hias yang menjadi primadona di kalangan pecinta atau penghobi bebek dengan bulu yang indah, sehingga penggunaan bebek jenis ini memang untuk menghiasi halaman rumah yang akan menarik perhatian orang yang melihatnya.

Harga bebek hias ini cukup mahal dan bisa dikatakan salah satu hobi yang mahal, bagaimana tidak? karena harga bebek hias bisa mencapai harga 8 jutaan hingga puluhan juta loh.

Related Topics

No Responses

Give a Comment